Kegiatan Lainnya
Pemanfaatan Pekarangan Rumah
Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan tanam merupakan cara yang sederhana namun sangat bermanfaat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga. Dengan menanam berbagai jenis sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat, kebutuhan konsumsi harian dapat terpenuhi secara mandiri sehingga ketergantungan pada pasar semakin berkurang. Selain menekan pengeluaran, hasil panen dari pekarangan juga lebih menyehatkan karena dapat dikelola tanpa penggunaan bahan kimia berlebihan. Aktivitas ini tidak hanya memberi dampak positif secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang asri, meningkatkan asupan gizi keluarga, serta menumbuhkan gaya hidup sehat dan berkelanjutan.
Sebelum :

Pengerjaan :


Sesudah :

Bimbel Anak-anak
Kegiatan bimbingan belajar di Jenebora Kampung dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan dengan sasaran utama anak-anak setempat. Kegiatan berlangsung di rumah pintar Jenebora Kampung sebagai lokasi utama, serta memanfaatkan kelas kreasi tari di Jenebora Dongwha sebagai ruang pendukung.
Pada kelas kreasi tari, anak-anak juga diarahkan untuk mengikuti kegiatan seni berupa tarian Dayak kreasi, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga mengembangkan potensi budaya dan kreativitas.

Materi bimbingan belajar disusun secara bertahap sesuai dengan kebutuhan anak-anak. Pertemuan pertama membahas mengenai pentingnya “tiga kata ajaib” yaitu tolong, maaf, dan terima kasih sebagai dasar pembentukan karakter sopan santun. Pertemuan kedua mengangkat tema sikap bertanggung jawab dan jujur, yang ditanamkan melalui contoh-contoh sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Pertemuan ketiga berfokus pada pembahasan cita-cita, dengan tujuan menumbuhkan motivasi serta kesadaran anak-anak untuk memiliki mimpi dan semangat dalam meraih masa depan.
Sepanjang kegiatan, anak-anak terlihat antusias dan aktif, baik dalam mengikuti materi pembelajaran maupun saat terlibat dalam latihan tari. Kehadiran kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik dan pembentukan karakter, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal serta mendorong semangat belajar bersama di lingkungan Jenebora.
